Artificial Intelligence dalam Game
- Pada tahun 1769, dataran Eropa dikejutkan dengan suatu permainan catur yang dapat menjawab langkah-langkah permainan catur yang belum ditentukan terlebih dahulu. Mesin ini disebut dengan Maelzel Chess Automationdan dibuat oleh Wolfgang Von Kempelan (1734-1804) dari Hungaria. Akan tetapi mesin ini akhirnya terbakar pada tahun 1854 di Philadelphia Amerika Serikat.banyak orang tidak percaya akan kemampuan mesin tersebut. Dan seorang penulis dari Amerika Serikat, Edgar Allan Poe (1809-1849) menulis sanggahan terhadap mesin tersebut, dia dan kawan-kawannya ternyata benar, bahwa mesin tersebut adalah tipuan, dan kenyataannya bukanlah aoutomation, tetapi merupakan konstruksi yang sangat baik yang dikontrol oleh seorang pemain catur handal yang bersembunyi di dalamnya.
- Usaha untuk membuat konstruksi mesin permainan terus dilanjutkan pada tahun 1914, dan mesin yang pertama kali didemonstrasikan adalah mesin permainan catur. Penemu mesin ini adalah Leonardo Torres Y Quevedo, direktur dari Laboratorio de Automatica di Madrid, Spanyol. Beberapa tahun kemudian, ide permainan catur dikembangkan dan diterapkan di komputer oleh Arthur L. Samuel dari IBM dan dikembangkan lebih lanjut oleh Claude Shannon.
- Salah satu unsur yang berperan penting dalam sebuah game adalah kecerdasan buatan. Dengan kecerdasan buatan, elemen-elemen dalam game dapat berperilaku sealami mungkin layaknya manusia.
Game AI adalah aplikasi untuk memodelkan karakter yang terlibat dalam permainan baik sebagai lawan, ataupun karakter pendukung yang merupakan bagian dari permainan tetapi tidak ikut bermain (NPC = Non Playable Character). Peranan kecerdasan buatan dalam hal interaksi pemain dengan permainan adalah pada penggunaan interaksi yang bersifat alami yaitu yang biasa digunakan menusia untuk berinteraksi dengan sesama manusia. Contoh media interaksi ialah:
- Penglihatan (vision)
- Suara (voice), ucapan (speech)
- Gerakan anggota badan ( gesture)
Untuk pembentukan Artificial Intelligence pada game ternyata digunakan pula algoritma, yaitu jenis pohon n-ary untuk suatu struktur. Implementasi pohon (tree) ini biasa disebut game tree. Berdasarkan game tree inilah sebuah game disusun algoritma kecerdasan buatannya. Artificial intellegence yang disematkan dalam sebuah game yang membentuk analisis game tree biasanya merepresentasikan kondisi atau posisi permainan dari game sebagai suatu node, dan merepresentasikan langkah yang mungkin dilakukan sebagai sisi berarah yang menghubungkan node kondisi tersebut ke anak (child) sebagaimana representasi suatu pohon (tree).
Namun, biasanya representasi langsung tersebut mempunyai kelemahan, yaitu representasi data pohon akan menjadi sangat lebar dan banyak. Mungkin bagi sebuah mesin komputer mampu melakukan kalkulasi sebanyak apapun masalah, namun game tree yang lebar dan besar memberikan beberapa masalah, antara lain konsumsi proses memori, kapasitas penyimpanan yang cukup besar dan kinerja yang kurang pada konsol game berspesifikasi rendah. Karena itu dibentuklah beberapa algoritma dan penyederhanaan bagi sebuah game tree.
Pada salah satu contoh game klasik, yaitu tic tac toe, penyederhanaan dapat dilakukan dengan berbagai metode. Salah satu diantaranya adalah minimax. Metode ini berhasil diterapkan dan memberikan nilai reduksi yang cukup signifikan. Dan tidak hanya bisa digunakan secara monoton, minimax juga bisa digunakan untuk game-game yang lebih rumit seperti catur, tentunya dengan algoritma dan representasi berbeda.
Minimax yang merupakan salah satu metode penerapan (implementasi) pohon n-ary pada suatu game, menandakan bahwa implementasi struktur (pohon khusunya) sangatlah diperlukan pada pembuatan dan penerapan Artificial Intelligence, dan tidak menutup kemungkinan ilmu dan metode baru yang lebih canggih akan ditemukan di masa depan.
Contoh Game berbasis AI (Artificial Intelligence)
Game “Labirin”
Mungkin sudah tidak asing dengan game seperti : Need For Speed, Wining Eleven, Warcraft Dota, Counter Strike dsb. Nah dari macam-macam game yang sudah saya sebutkan tadi ,tahukah kamu game diatas ternyata menggunakan konsep AI (Artificial Intelligence) yang memungkinkan kita dapat berinteraksi dengan komputer layaknya seorang player sungguhan. Di bawah ini adalah contoh pembuatan konsep game AI sederhana.
ð Deskripsi
Ini adalah sebuah game dimana terdapat sebuah map berbentuk labirin dengan tembok-tembok besar yang mengelilingi area, dimana gameplay yang ditawarkan adalah untuk mencapai tujuan berupa lubang untuk masuk ke level selanjutnya tanpa diketahui penjaga yang mondar-mandir.Disini agen diberi 3 selimut yang berfungsi untuk bersembunyi di balik semak, agen dapat menambah selimut dengan mengambilnya saat menemukan diperjalanan, Agen memiliki jarak pandang sejauh 3 petak sedangkan penjaga memiliki jarak pandang 2 petak, apabila agen mendeteksi penjaga maka ia langsung bersembunyi apabila memiliki selimut/lari dengan dikejar penjaga jika tidak bisa bersembunyi berharap menemukan selimut diperjalanan.
· Map berbentuk Labirin
· Waktu malam hari ,Agen hanya bermodalkan senter dan selimut
· Agent bertujuan untuk keluar dari labirin tanpa ketahuan penjaga dengan masuk kedalam lubang
· Penjaga akan mondar-mandir di area random
· Agen memiliki 3 selimut untuk bersembunyi
Gambar 1. Map
ð Performance
· Masuk lubang : Menang
· Tertangkap penjaga : Kalah
· Sembunyi : - 1
· Ambil selimut : +1
ð Environment
Map berukuran 22 x 19, Agen berada pada tanda 1 sedangkan lubang berada pada tanda 2, disini agent,penjaga,lubang,selimut akan berada dalam posisi random, sedangkan untuk selimut hanya ada 2 buah disetiap map dan apabila telah diambil oleh agen selimut akan kembali respawn secara random juga.
· Map berukuran 22 x 19
· Agent dapat bersembunyi jika mendeteksi penjaga
· Agent akan berlari menjauh apabila tidak memiliki selimut
· Agent dapat mengambil selimut apabila melewati selimut diperjalanan
· Agent dapat menang apabila berada pada petak yang sama dengan lubang
· Bersembunyi butuh 1 selimut
Gambar 2. Contoh posisi
ð Action
· Maju, Mundur, Belok kiri, Belok kanan
· Ambil : jika menemukan selimut
· Sembunyi : jika bertemu penjaga
· Lari : jika bertemu penjaga tanpa mempunyai selimut
· Masuk : jika bertemu lubang
ð Knowledge Base
· Jika tidak terdeteksi penjaga agen bisa maju
· Jika menabrak tembok, belok kiri/kanan
· Jika mendeteksi panjaga, bersembunyi/lari menjauh
· Jika menemukan selimut, ambil
· Jika bertemu lubang, masuk
· Jika menemukan jalan buntu ambil jalan lain
· Jika tertangkap ulang dari awal
ð Inferensi
· Tak ada penjaga di tempat start maju terus
· Mendeteksi penjaga bersembunyi
· Bertemu jalan buntu ,cari jalan lain
· Bertemu penjaga, lari kebelakang
· Menemukan selimut , ambil
· Menemukan lubang ,masuk
SUMBER :
- https://setiyanugroho.wordpress.com/2011/04/12/kecerdasan-buatan-dalam-game/
- http://irtomi.blogspot.co.id/2013/07/contoh-game-berbasis-ai-artificial.html
